ILMU BUDAYA DASAR #
Nama :
Anidya Novita .A
Kelas : 1IA18
Npm :
50418861
|
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2019
Grebek suro
Berdasarkan hasil wawancara saya
dengan orang tua saya, saya akan membahas Hari Besar Grebek Suro yang berasal
dari Ponorogo Jawa Timur. Grebek suro yaitu tradisi dibulan muharam yang
bertujuan untuk memperingati tahun baru islam. Tradisi ini dilakukan satu tahun
sekali untuk melestarikan budaya yang sudah ada sejak jaman dahulu.
Grebek suro sendiri berlangsung
kurang lebih selama seminggu menjelang 1 suro, puncak acara pada hari besar ini
tepat pada 1 suro. Kegiatan yanng
dilakukan bermacam macam , ada yang tirakat an sepanjang malam dengan melakukan
pengajian dan ada juga yang memamerkan kesenian berupa pagelaran wayang dan reog Ponorogo . Selain itu
kegiatan yang lainnya yaitu tradisi
mencuci benda benda pusaka biasanya berupa keris, tombak, dll. Mencucinya
dilakukan secara masal dimana saat kegiatan mencuci berlangsung, tidak
dilakukan oleh sembarang orang tetapi dipimpin oleh sesepuh daerah setempat.
Setelah kegiatan mencuci benda pusaka selesai benda pusaka tersebut dikirabkan (diarak) kesepanjang jalan
disekeliling kota. Kemudian diletakkan kembali di tempat semula yaitu di museum
benda pusaka.
Tradisi ini juga diadakan di pusat
kota (alun alun Ponorogo ). Tepat pada hari 1 suro nya diadakan Tradisi larung
(membuang) tumpeng ke telaga ngebel yang sudah dibuat oleh warga sekitar
sebagai tanda terimakasih (rasa syukur) atas kesehatan dan panen yang melimpah.
Biasanya saat selesai acara, gunungan yang telah dibuat oleh warga sekitar yang
isinya berupa hasil bumi (hasil panen dan buah buahan) akan diperebutkan warga
sekitar yang dipercaya sebagai berkah.
Komentar
Posting Komentar